Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy
1860
Max Havelaar, published in 1860 by Multatuli (Eduard Douwes Dekker), critiques Dutch colonialism and social injustices in Indonesia. The novel follows Batavus Droogstoppel, a coffee broker in Amsterdam, who reflects on the exploitation of the Javanese people under colonial rule and the moral decay of the coffee trade. This work is notable for its impact on Dutch colonial policy and its blend of personal narrative with broader social critique, making it a significant piece of literature that continues to resonate today.
Editions
X-Ray
“Yang terburuk dari adegan-adegan di panggung itu adalah orang menjadi begitu terbiasa dengan kebohongan sehingga mereka terbiasa melontarkan kekaguman dan bertepuk tangan.””
— Multatuli
“Sebab kita bersukacita bukan karena memotong padi; kita bersukacita karena memotong padi yang kita tanam sendiri.””
— Multatuli
“Dari hidup di kalangan yang memiliki pengaruh kemudian hidup di kalangan bawah masyarakat membuatnya mengetahui bahwa banyak kalangan masyarakat yang tidak memiliki pengaruh dan perlindungan apa-apa.””
— Multatuli
“Karena kita bergembira bukan karena memotong padi; kita bergembira karena memotong padi yang kita tanam sendiri. Dan jiwa manusia tidak bergembira karena upah, tapi karena bergembira untuk mendapatkan upah itu.””
— Multatuli
“what is fiction in particular is truth in general.””
— Multatuli
“Kurasa ini menjadi alasan mengapa penyair romansa pada umumnya menjadikan pahlawan mereka sebagai setan atau malaikat. Hitam dan putih mudah digambarkan, tapi jauh lebih sulit menghasilkan variasi di antara kedua ekstrem ini, ketika kejujuran harus dihargai, dan kedua sisinya tidak berwarna terlalu gelap atau terlalu terang.””
— Multatuli
“Berlimpahnya penderitaan di negeri sendiri telah mengalahkan perasaan simpatimu terhadap apa yang terjadi di tempat jauh.””
— Multatuli
“Karena peradaban atau apa yang menyebut diri sebagai peradaban gemar menganggap semua yang alami sebagai keanehan.””
— Multatuli
“Yang memalukan kejahatan, bukan kemiskinan.””
— Multatuli
Link to this book
Add a free, dofollow link to Lex on your blog, forum, syllabus, or reading list.
<a href="https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7"><img src="https://lex-books.com/badges/read-on-lex.svg" alt="Read Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy by Multatuli free on Lex" width="160" height="40"></a>[](https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7)[url=https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7][img]https://lex-books.com/badges/read-on-lex.svg[/img][/url]Read Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy by Multatuli free on Lex: https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7Cite this book
Reading this edition for a paper or guide? Copy a citation.
Multatuli. Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy. Lex, lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7.Multatuli (1860). Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy. Lex. https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7Multatuli. Max Havelaar: Of De Koffiveilingen Der Nederlandsche Handelsmaatschappy. Lex. https://lex-books.com/book/max-havelaar-of-de-koffiveilingen-der-nederlandsche-handelsmaatschappy-a6307cee-7540-4730-a05f-5bc70fce03d7.






