Hope's Healing Love

About this book
Jika jatah umurmu tinggal tersisa lima bulan, maka apa saja yang hendak kamu lakukan? Menjelang umur empat puluh, Ani Khairani telah menggapai banyak hal dalam hidup. Keluarganya hidup berkecukupan, harmonis, dan bahagia, Tuhan mengaruniakan enam anak yang menyejukkan mata, suami sangat menyayanginya, titel doktor telah diraih, kerap berbagi ilmu dan tip-tip seputar psikologi dan parenting di mimbar-mimbar entah seminar ataupun webinar, membantu para klien saat konsultasi, menulis, dan berbuat kebaikan-kebaikan. Boleh dikatakan, tidak ada yang salah dan kurang dalam perjalanan hidupnya. Suatu hari, kabar yang mengguncangkan dada banyak orang itu tiba. Tuhan memberinya takdir kanker dinding paru-paru stadium lanjut. Begitu diagnosis ditegakkan, tim dokter memprediksi jatah usianya tinggal dalam hitungan bulan. Lakon hidupnya pun berubah sedemikian drastis. Akan tetapi, Ani Khairani adalah seorang pejuang tangguh. Alih-alih menyerah, dia justru berjuang dengan segala keterbatasan. Selama sakit, Tuhan memberinya banyak kesempatan untuk tetirah sekaligus merenung. Pertanyaan-pertanyaan kritis seputar takdir, hidup dan rahasianya, keluarga dan pendidikan anak, dan lika-liku perjuangan melawan penyakit ditorehkan justru dalam keadaan yang tidak prima. Dia meyakini betapa hidup hanyalah antrean menuju satu gerbang yang sama, bernama kematian. Sebab itulah, jatah lima bulan terakhir dia pergunakan sebaik-baiknya untuk membuktikan bahwa dia sekeluarga layak lulus ujian. Penyakit sama sekali bukanlah aral bagi seorang yang beriman untuk istiqomah dalam ketaatan dan kebaikan. Sejatinya, sakit adalah wujud nyata kasih-sayang dan kedekatan Allah kepada seorang hamba-Nya.
Details
- First published
- 2022
- OL Work ID
- OL28583365W