Emha Ainun Nadjib
1953
63 works on record
Works

Slilit sang kiai

Sedang Tuhan pun cemburu

Iblis nusantara dajjal dunia

Demokrasi tolol versi Saridin

BH

Ibu, tamparlah mulut anakmu
Antologi Drama Indonesia, Jilid 4 (1969-2000)
Demokrasi la roiba fih
Dari pojok sejarah
Arus bawah
Tuhan pun berpuasa
Indonesia bagian dari desa saya
Sembilu
Kitab ketenteraman
Markesot bertutur lagi
Markesot bertutur
Pak AR, profil kyai merakyat
ABRACADABRA, kita ngumpet--
Karikatur cinta
Kafir liberal
Kerajaan Indonesia
Suluk pesisiran
Duta dari masa depan
Pak Kanjeng
Anggukan ritmis kaki pak kiai
Surat kepada Kanjeng Nabi
Kiai Bejo, kiai untung, kiai hoki
Sajak sepanjang jalan
Kiai kocar-kacir
Kiai Sudrun gugat
Cahaya maha cahaya
Terus mencoba budaya tanding
Yang terhormat nama saya
Nyanyian gelandangan
Ikrar husnul khatimah keluarga besar bangsa Indonesia
Titik nadir demokrasi
Ziarah pemilu, ziarah politik, ziarah kebangsaan
Jogja Indonesia, pulang pergi
Negeri yang malang
Jejak tinju pak Kiai
Mati ketawa cara refotnasi
Sesobek buku harian Indonesia
Sastra yang membebaskan
Ikut tidak lemah, ikut tidak melemahkan, ikut tidak menambah jumlah orang lemah
Menyibak kabut saat-saat terakhir bersama Soeharto
Gerakan punakawan atawa arus bawah
Oples
Doa mohon kutukan
Wasiat pengembara
Nasionalisme Muhammad
Istriku seribu
Indonesia, bagian sangat penting dari desa saya
Syair lautan jilbab
Sebuah trilogi
99 untuk Tuhanku
Tuhanpun "berpuasa"
Seribu masjid satu jumlahnya
Perahu retak
Tidak. Jibril tidak pensiun
Gelandangan di kampung sendiri
Keranjang sampah
Secangkir kopi Jon Parkir
"M"frustrasi!